Kunjungi YPP Tanwirul Qulub, LPP NU Tebo Gelar Pelatihan Pertanian Terintegrasi melalui Program "LPP NU Goes to Pondok Pesantren"
PPTQ News — Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPP NU) Kabupaten Tebo terus mendorong kemandirian ekonomi pondok pesantren melalui sektor pertanian.
Upaya tersebut dilakukan melalui program LPP NU Goes to Pondok Pesantren, yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pertanian terintegrasi di lingkungan pondok pesantren.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, Rabu (2/9/2026), dan diikuti oleh para santri serta pengasuh pondok pesantren.
Ketua LPP NU Tebo, Kukuh Purwono, mengungkapkan program LPP NU Goes to Pondok merupakan salah satu program strategis yang diarahkan untuk memberikan pelatihan sekaligus pendampingan di bidang pertanian kepada lingkungan pondok pesantren.
“LPP NU Goes to Pondok merupakan salah satu program strategis dengan tujuan membuat pelatihan dan pendampingan pertanian terintegrasi di lingkungan pondok pesantren,” ungkapnya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pesantren dalam bidang pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan dan ekonomi pesantren.
Harapanya keterampilan pertanian yang diperoleh para santri dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Selain memiliki pengetahuan keagamaan, para alumni diharapkan mempunyai keterampilan kewirausahaan di bidang pertanian.
“Dengan tujuan dan harapan mampu menciptakan kemandirian pondok dalam memenuhi kemandirian pangan. Di samping itu, diharapkan para alumni nantinya mempunyai skill wirausaha di bidang pertanian sebagai bekal ilmu agar dapat mandiri berwirausaha di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Dorong Pesantren Menjadi Pusat Ekonomi Umat
Program LPP NU Goes to Pondok Pesantren merupakan bagian dari upaya LPP NU untuk aktif turun langsung ke berbagai pondok pesantren.
Melalui pendampingan tersebut, LPP NU mendorong transformasi ekosistem pesantren agar tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat, khususnya melalui sektor pertanian.
Bagi Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat positif bagi santri dan pengasuh. Pengembangan sektor pertanian di lingkungan pesantren diharapkan dapat mendukung upaya memenuhi kebutuhan pangan santri sekaligus menjadi bagian dari proses menuju kemandirian ekonomi.
Karena itu, pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian dinilai perlu terus diasah agar santri memiliki kemampuan yang dapat diterapkan secara langsung.
Bersama RMI NU Tebo
Dalam menjalankan program tersebut, LPP NU Tebo juga bekerja sama dengan RMI NU Tebo. Kolaborasi ini diarahkan agar program pengembangan pertanian dapat menjangkau pesantren-pesantren yang berada di bawah naungan RMI NU Tebo.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong pesantren untuk secara bersama-sama membangun kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian.
Dengan adanya pelatihan dan pendampingan secara terintegrasi, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembelajaran keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.
Program tersebut sekaligus menjadi upaya menyiapkan santri dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal untuk berwirausaha dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Oleh : Tim Media PPTQ

