Silaturahmi RMI NU Tebo ke-14 Bahas Kemajuan Pesantren dan Penguatan Agenda Organisasi


PPTQ News – Penguatan sinergi antarpondok pesantren dan pembahasan berbagai agenda strategis organisasi menjadi fokus utama dalam kegiatan Silaturahmi dan Pertemuan Rutin ke-14 RMI NU Kabupaten Tebo yang digelar di Pondok Pesantren Fathul Huda Karang Dadi, Rabu (29/4/2026).



Kegiatan tersebut dihadiri Ketua beserta jajaran pengurus RMI NU Kabupaten Tebo, anggota RMI NU yang terdiri dari para pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tebo di bawah naungan RMI NU, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tebo, serta Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Tebo bersama rombongan. Dalam kesempatan itu, Kasi PAPKIS Kemenag Tebo berhalangan hadir.

Pertemuan rutin tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum koordinasi dalam membahas kemajuan RMI NU dan sejumlah agenda penting organisasi demi memperkuat peran pesantren di Kabupaten Tebo.

Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Huda Karang Dadi, Dani Hariyanto, S.E., M.Hum., M.M., menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang telah menghadiri kegiatan tersebut.

“Menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadirannya, mudah-mudahan menjadikan barokah PP Fathul Huda Karang Dadi, dan permohonan maaf jika banyak kekurangan dari berbagai aspek, baik penyambutan, hidangan, maupun tempat acara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RMI NU Kabupaten Tebo, K.M. Ali Manshur, turut mengapresiasi sambutan hangat dari keluarga besar PP Fathul Huda Karang Dadi sebagai tuan rumah kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Besar PP Fathul Huda Karang Dadi atas sambutan dan jamuannya,” katanya.

Dalam arahannya, ia juga menyampaikan harapan agar RMI NU semakin memperkuat identitas kelembagaan pesantren di Kabupaten Tebo.

Secara khusus beliau menyampaikan bahwa RMI akan melakukan pemasangan baliho daftar nama pondok pesantren yang berada di bawah naungan RMI, demikian disampaikan dalam forum tersebut.

Di sisi lain, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tebo, K.H. Muhajir Ali, menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi aktif di lingkungan organisasi.

“Pembahasan yang disepakati untuk dishare di grup RMI,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar laporan kas organisasi disampaikan secara rutin kepada seluruh anggota.

“Usahakan untuk kas RMI setiap bulan disampaikan di grup RMI,” lanjutnya.

Selain itu, K.H. Muhajir Ali turut mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan partisipasi dalam mendukung keberlangsungan program organisasi.

“Galakkan iuran RMI setiap bulan,” tegasnya.

Melalui kegiatan rutin ini, RMI NU Kabupaten Tebo diharapkan semakin solid dalam mempererat ukhuwah antarpondok pesantren sekaligus memperkuat kontribusi pesantren dalam pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Tebo.

Oleh : Tim Media PPTQ