TNI-Polri Hadir dalam MPLP YPP Tanwirul Qulub, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Pesantren yang Aman
PPTQ News – Sebagai wujud sinergitas dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Pesantren (MPLP) Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Tanwirul Qulub yang berlangsung pada Sabtu-Senin (11–13 Juli 2026) di halaman YPP Tanwirul Qulub.
Kegiatan MPLP merupakan agenda awal bagi para santri baru untuk mengenal lingkungan pondok pesantren, tata tertib, budaya belajar, serta nilai-nilai kehidupan yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di pesantren.
Pada pelaksanaannya, panitia menghadirkan berbagai narasumber dari lintas sektor. Unsur TNI dari Koramil 07/Rimbo Bujang memberikan materi mengenai wawasan kebangsaan, sementara jajaran Polsek Rimbo Ulu menyampaikan materi tentang pencegahan perundungan (bullying) dan kekerasan. Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumbersari turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan bagi para santri.
Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, Abah M. Ali Manshur, mengatakan bahwa menjadi seorang santri di era saat ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kesempatan yang sangat berharga.
"Menjadi santri merupakan hal luar biasa di saat sekarang ini," ujarnya.
Menurutnya, pembekalan yang diberikan kepada para santri baru dirancang agar mereka siap menjalani kehidupan di pesantren, baik dari sisi akademik, karakter, maupun kedisiplinan.
"Kami memberikan pembekalan kepada para santri baru mulai dari materi ke-NU-an, kesehatan, tata tertib, anti bullying dan kekerasan serta wawasan kebangsaan," kata Abah M. Ali Manshur.
Ia berharap seluruh rangkaian MPLP menjadi langkah awal yang baik bagi para santri dalam memulai pendidikan di pesantren.
"Kami berharap ini menjadi langkah awal yang baik bagi para santri dan orang tua tidak perlu khawatir anaknya di Pondok Pesantren Tanwirul Qulub," tambahnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Rimbo Ulu, Bripka Roy Situmorang, mengapresiasi panitia yang telah melibatkan kepolisian dalam kegiatan MPLP sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga pendidikan dan aparat keamanan.
"Kami dari Polsek Rimbo Ulu bersama panitia sangat mengapresiasi karena kami dilibatkan dalam MPLP ini," ujarnya.
Ia mengaku terkesan dengan antusiasme para santri yang aktif mengikuti sesi penyampaian materi.
"Kegiatan ini sangat berkesan bagi kami karena para santri juga aktif dalam tanya jawab dan mendengarkan materi dengan baik. Sangat luar biasa," katanya.
Bripka Roy juga menegaskan komitmen TNI dan Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang aman bagi seluruh santri.
"Jangan takut mondok karena kami dan juga rekan kami dari TNI siap menjamin keamanan para santri dari mulai masuk hingga lulus nanti. Pokoknya aman," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keberanian melaporkan apabila terjadi tindakan perundungan maupun kekerasan di lingkungan sekitar.
"Kalau terjadi pembulian dan kekerasan harus segera dilaporkan dan dikomunikasikan karena kita harus bersama-sama memutus mata rantai kekerasan dan aktivitas bullying," ujarnya.
Hal senada disampaikan Babinsa Koramil 07/Rimbo Bujang, Kopka Lilik Budiyono, yang menegaskan bahwa TNI siap memberikan perlindungan kepada para santri apabila menghadapi persoalan yang mengganggu rasa aman selama menempuh pendidikan di pesantren.
"Jangan pernah ragu dan jangan pernah takut karena kami akan melindungi apabila terjadi hal-hal yang kurang pas di pondok pesantren," katanya.
Selain dihadiri Pengasuh YPP Tanwirul Qulub, kegiatan tersebut juga melibatkan tim kesehatan dari UPTD Puskesmas Sumbersari, personel Polsek Rimbo Ulu, yakni Bripka Widyo dan Bripka Roy Situmorang, serta personel Koramil 07/Rimbo Bujang, yaitu Serka Eko Setyodadi dan Kopka Lilik Budiyono.
Melalui kolaborasi antara pihak pesantren, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan, diharapkan para santri baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai kedisiplinan, kesehatan, semangat kebangsaan, serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari bullying dan segala bentuk kekerasan.
Oleh : Tim Media Tanwirul Qulub
Dokumentasi Foto :
