Penguatan Mutu Madrasah! KKMI Wilayah Barat Gelar Workshop Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MIS Darul Hikmah

 

PPTQ News — Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran madrasah terus dilakukan di Kabupaten Tebo. Salah satunya melalui kegiatan Workshop Pembelajaran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar selama dua hari, Senin hingga Selasa, 27–28 April 2026, di Aula Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, dengan MIS Darul Hikmah Sumbersari sebagai tuan rumah kegiatan.


Workshop tersebut dihadiri berbagai unsur penting pendidikan madrasah di wilayah barat Kabupaten Tebo. Tampak hadir Kepala Yayasan Pondok Pesantren Tanwirul Qulub K. M. Ali Manshur, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tebo Rawanuddin, S.Ag., M.Pd.I, Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Wilayah Barat Suhaimi, S.Pd.I, Pengawas Madrasah Mauzi, S.Pd.I, serta para kepala Madrasah Ibtidaiyah dari Kecamatan Rimbo Ulu, Rimbo Bujang, dan VII Koto.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Suyoto, M.Pd dan H. Ruslani, S.Pd., M.M, yang membawakan materi terkait konsep pembelajaran Deep Learning serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam dunia pendidikan madrasah.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan. Dalam sambutannya, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, K. M. Ali Manshur, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada yayasan dan MIS Darul Hikmah sebagai tuan rumah kegiatan.

“Selamat datang di Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, inilah keadaan kami,” ujarnya di hadapan peserta workshop.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Meski demikian, dirinya meyakini kehadiran para peserta dan tamu undangan akan menjadi motivasi besar bagi perkembangan yayasan dan madrasah.

“Kami yakin dengan hadirnya bapak dan ibu dalam kegiatan ini menjadi sebuah motivasi bagi kami dan tentunya akan menambah barokah yayasan dan madrasah kami,” tambahnya.

Ketua KKMI Wilayah Barat, Suhaimi, S.Pd.I, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya workshop tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutannya. Terima kasih kepada seluruh panitia sehingga kegiatan workshop ini dapat terlaksana,” katanya.

Sementara itu, Pengawas Madrasah, Mauzi, S.Pd.I, berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh mengingat pentingnya materi yang disampaikan para narasumber.

“Harapan kami, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan workshop ini dengan serius, karena kami melihat pemateri dalam kegiatan ini sangatlah berkompeten. Sehingga nantinya kita semua dapat mengimplementasikannya dengan baik,” ujarnya.


Dukungan penuh juga datang dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tebo, Rawanuddin, S.Ag., M.Pd.I. Ia menilai konsep Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah positif dalam membangun proses pembelajaran yang lebih bermakna dan humanis di lingkungan madrasah.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya konsep belajar Deep Learning dan KBC ini. Kami juga berharap bisa dilaksanakan oleh anak didik kita,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur pendidikan untuk bersama-sama mengawal implementasi konsep tersebut agar dapat diterapkan secara optimal di madrasah.

“Kita harus yakin dan bersama-sama agar konsep pembelajaran ini dapat diimplementasikan dengan baik,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Rawanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik madrasah atas dedikasi mereka dalam memajukan pendidikan.

“Kami sampaikan terima kasih atas dedikasi bapak ibu selama ini,” tuturnya.

Workshop ini diharapkan mampu menjadi wadah penguatan kompetensi guru dan kepala madrasah dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih mendalam, berpusat pada peserta didik, serta mengedepankan nilai-nilai cinta, karakter, dan kemanusiaan dalam proses pendidikan.

Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas tenaga pendidik, kegiatan tersebut juga mempererat sinergi antar madrasah di wilayah barat Kabupaten Tebo dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang berkualitas dan berdaya saing.

Oleh : Tim Media PPTQ

Galeri Dokumentasi :